Minggu, 01 Desember 2013

diajarin sek oleh tante mirna

Di kotaku ini, aku tinggal sendiri di rumah yang dibelikan oleh ayahku, aku hanya ditemanin oleh seorang pembantu.. Namanya "Nina", usianya sepantaran aku, belum menikah katanya. Pembantuku ini rajin.. setiap pagi dia sudah beres-beres rumah, menyiapkan sarapan buatku, dan sebelum pergi ke pasar selalu memberikan daftar belanjaan untuk aku setujui.

Hingga suatu hari.. Minggu lalu.. Pembantuku ini memberitahuku.. Bahwa Kakaknya akan mengunjunginya.. Dan minta ijin agar dapat menginap 2 hari di rumah, aku tidak keberatan.. Walaupun pembantuku ini baru 4 bulan bekerja di rumahku.. Tetapi aku percaya kepadanya.

mbak devi .. oh mbak deviii

Sudah 5 tahun tante desi menikah namun belum juga di karuniai anak. Berbagai cara telah di dicoba agar bisa mempunyai anak. namun tidak membuahkan hasil juga. Satu cara yang belum dicoba adalah pergi ke dukun karena tante desi orangnya sangat beragama sehingga dia tidak mau pergi ke dukun. Ia juga tidak mau mengadopsi anak karena ia yakin ia dan suaminya tidak mandul dan bisa mempunyai anak.



Tante Desi umurnya sekitar 28 Tahun, dia menikah dengan om aldi pada usia 23 dan sekarang aku berusia 21 tahun. Tante desi orangnya cantik, putih, body sangat merangsang walau dia menggunakan pakaian berkedung longgar namun seluk tubuhnya dan buah dada yang besar sangat jelas terlihat dari pakaian longgarnya tersebut. Buah dadanya saya tafsir berukuran 36B. Melihat body tante saya ini, saya sangat terangsang dan ingin sekali bisa menggauli tubuh tanteku ini. Akal busuk saya pun keluar yaitu memprokasi tante dan om agar mau ke dukun kenalan saya yang sebenarnya dukun palsu. Dukun itu adalah teman yang saya, saya suruh dia pura-pura menjadi seorang dukun untuk memberikan masukan kepada om dan tante untuk melakukan hal agar mereka mempunyai keturunan.



Karena desakan dari ke dua belah keluarga besar om dan tante akhirnya tante mau juga pergi ke dukun yang telah aku persiapkan itu. Samapi di sana saya menunggu di luar, hanya tante dan om saja yang masuk ke rumah si dukun. Sampai di rumah tersebut si Om dan tante langsung memngemukakan tujuan mereka datang ke si dukun bahwa ingin mempunyai seorang anak. Singkat cerita si dukun memberikan masukan kepada mereka dengan pua-pura melakukan ritual yang isi masukan tersebut adalah tante harus bersetubuh dengan salah satu keponakan mereka yang hari lahirnya adalah selasa kliwon. Ini adalah rencaku untuk bisa menyetubuhi tanteku karena dari semua keponakan dia yang lahir selasa kliwon hanya aku saja, jadi sudah dapat di pastikan tante akan bisa aku setubuhi. Aku tidak peduli apa nanti tante bisa hamil atau tidak yang penting aku bisa mewujudkan cita-citaku dari dulu yaitu menyetubuhi tante ku yang cantik dan seksi itu. Aku berpesan kepada si dukun agar ia bisa mendesak tanteku agar jika mau punya anak agar mau bersetubuh dengan keponakannya yang lahirnya adalah selasa kliwon.


tante DB yang hot dan binal

Tante DB yang seksi, hot dan menggairahkan
Selepas pergumulan sex panas di kamar Tante DB itu, aku dan Shebi belum berhubungan sex lagi (dikarenakan usia kehamilan Shebi telah memasuki usia rawan keguguran). Justru sekarang aku memulai kisah sex panas baru dengan temannya Shebi, yaitu Tante DB. Cerita dewasa sex ini lebih seru dan panas lagi dibanding sebelumnya. Berikut ini ceritanya…

Aku menepati janjiku untuk datang ke rumah Tante DB (meskipun usianya sudah memasuki kepala 3, tetapi penampilan tubuh seksinya seperti seorang gadis yang belum pernah melakukan persetubuhan) dengan maksud untuk mengambil dana untuk menggarap proyek perayaan ulang tahunnya Tante DB. Aku datang ke rumahnya sekitar pukul 13:00, setelah aku selesai membuat sketsa keseluruhan acara untuk kutawarkan ke Tante DB. Singkat cerita, aku diterima langsung oleh Tante DB.

desahan tante renii ...yang hott

Perkenalan namaku Rendi. Dalam cerita keduaku setelah cerita kak Linda, aku mau berbagi kembali pengalamanku. Kalau belum membaca, aku mau memperkenalkan jati diriku. Aku tinggal dikota S Jawa Tengah, tinggiku 169 cm dan berat badanku 52 kg. Aku saat ini kuliah disalah satu universitas ternama di Jateng. Saat ini aku mau langsung cerita pengalamanku saat aku masih duduk kelas 1 SMP tapi aku masih ingat betul ceritanya.

Saat aku lulus di SD aku mendapat nilai yang sangat memuaskan. Seperti janji ayahku kalau nilaiku baik aku akan dikirim di luar kota yang pendidikannya lebih baik. Disana aku dititipkan dirumah pamanku, om Hari. Dia orang yang sangat kaya raya. Rumahnya sangat megah tapi terletak disebuah desa pinggir kota. Rumahnya terdapat dua lantai dan dilengkapi juga kolam renang yang lumayan besar. Om Hari orangnya sangat sibuk, dia mempunyai istri yang sangat cantik namanya Tante Reni, wajahnya mirip dengan Amara. Dia mempunyai anak yang masih kecil. Tante Reni rajin merawat tubuhnya, walapun dia sudah mempunyai satu anak tubuhnya tetap padat berisi ditunjang dengan payudara yang sangat montok kira kira 34B. Hal itu yang membuatku tertarik akan keindahan serta anugrah dari seorang wanita.

Sesampainya dirumah Om Hari. Aku memasuki pintu rumah yang besar. Disana aku disambut oleh Om Hari dan istrinya. Om Hari menjabat tanganku sedangkan Tante menciumku. Aku agak sungkan dengan perlakuan seperti itu. Pembantu disana disuruh membawakan tasku dan mengantarkan sampai di kamarku. Aku mendapat kamar yang 3 kali lipat dari kamar tidurku dirumah. Setelah itu aku berkeliling rumah melihat kolam renang serta sempat melihat kamar mandi yang tak terbayang olehku. Disana terdapat tempat cuci tangan dengan cermin yang besar wc, bathup, dan dua shower yang satu dengan kaca buram sedangan yang satu dengan kain yang diputarkan membentuk 1/4 lingkaran (sorry aku nggak tahu namanya). Tempat itu masih dalam satu ruangan tanpa penyekat.